Aksinya Lempar Al Quran Bikin Geram, Wanita ini Mengaku Sebagai Dosen dan Lulusan S2 Luar Negeri, Polisi Bongkar Fakta Sebaliknya

Beberapa waktu lalu sempat viral sebuah video yang menunjukkan seorang wanita tengah marah-marah hingga melempar Al Quran.

Perbuatan tak terpuji wanita yang melempar Al Quran itu lantas viral dan mendapat banyak kecaman.

Tidak lama setelah aksinya melempar Al Quran viral, wanita asal Makassar itu akhirnya diamankan polisi.

Namun saat diperiksa, polisi justru menemukan hal janggal pada status pendidikan wanita tersebut.

Dalam video yang tersebar perempuan tersebut mendatangi dan marah kepada seorang warga yang sedang duduk.

Perempuan tersebut melempar Al Quran yang dibawa dan mengatakan dia tak berdosa.

“Mau ko robek itu? Saya tidak takut dosa-dosaan,” kata perempuan itu.

Bahkan perempuan tersebut berniat untuk merobek Al Quran, tetapi dihalangi oleh pria yang diduga kerabatnya.

Perempuan tersebut akhirnya diamankan pihak kepolisian dan dilakukan pemeriksaan pada Kamis (09/07).

Pelaku pelempar Al Quran INC (jilbab hitam), saat konferensi pers di aula Polres Pelabuhan Makassar, Jumat (10/7/2020).

Perempuan berinisial INC diketahui telah menjadi tersangka dan dalam kartu identitasnya terungkap ia memiliki gelar sarjana dan magister.

Namun tak disangka kedua gelar yang dimiliki INC palsu, dan hal itu dibuat agar ia terlihat terpandang di mata orang lain.

INC diketahui memasang identitas sarjana dan magister di bidang psikologi pada KTP.

Tak hanya itu, INC mengaku lulusan dari Kampus Sidney Australia dan mengaku bekerja sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi.

Tetapi saat minta keterangan lebih lanjut INC tak bisa menjawab pertanyaan yang disampaikan.

“Tapi ketika (kami) tanya status S1 dan S2 nya dia tidak bisa menjawab dan akhirnya mengaku tidak benar atau istilahnya bodong,” kata Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam dikutip dari Kompas.com pada Selasa (14/07).

INC juga menggunakan gelar pendidikan palsu tersebut untuk mendaftarkan pekerjaan dan memamerkan gelar itu pada orang lain. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *