Bikin Bangga! Inilah Sosok Adi Utarini, Satu-satunya Orang Indonesia yang Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia

Bangga adalah satu kata yang pantas diberikan kepada Adi Utarini.

Pasalnya nama Adi Utarini berhasil masuk daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia 2021 versi majalah Time.

Melansir dari Kompas.com, Adi Utarini adalah seorang ilmuwan Indonesia yang juga merupakan akademisi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Dalam daftar bergengsi tersebut, ilmuwan yang bergelar Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc, MPH, Ph.D ini masuk dalam kategori pionir.

Tak tanggung-tanggung, nama Adi Utarini pun bersanding bersama penyanyi terkenal dunia, Billie Eilish.

Selain itu, usut punya usut ternyata Adi Utarini adalah satu-satunya orang Indonesia yang masuk ke dalam daftar bergengsi tersebut.

Ulasan tentang Adi Utarini di majalah Time pun diketahui ditulis langsung oleh Melinda Gates.

Baca Juga: Siapa Sangka, Wanita Cantik Anak Penjual Pecel Lele Ini Bisa Menjadi Mantu Presiden RI. Kecantikannya Menurun dari Sang Ibu

Melinda Gates adalah salah satu wanita terkaya di dunia yang juga berperan aktif dalam kegiatan filantropi.

Melinda Gates rupanya menulis tentang prestasi Adi Utarini dalam mengatasi penyakit demam berdarah.

Lalu melansir dari TIME, Melinda Gates ternyata bertemu Adi Utarini saat beberapa tahun lalu berkunjung ke Indonesia.

Demam berdarah sendiri digambarkan oleh WHO sebagai salah satu dari 10 ancaman terbesar bagi kesehatan dunia.

Adi Utarini diketahui bekerja sama dengan tim peneliti internasional yakni World Mosquito Program.

Adi Utarini dan World Mosquito Program menginokulasi nyamuk dengan Wolbachia.

Wolbachia sendiri adalah bakteri yang tidak berbahaya bagi manusia tetapi dapat mencegah nyamuk untuk menularkan demam berdarah melalui gigitannya.

Baca Juga: Dulu Dibuang Ibunya Di Kolong Jembatan, Kini Bayi Tersebut Menjadi Anak Angkat Bupati dan Hidup Penuh Kasih Sayang.

“Sebuah studi terobosan yang dia bantu pimpin adalah yang pertama membuktikan teknik ini berhasil menurunkan tingkat penyakit di lingkungan masyarakat,” tulis Melinda Gates dalam ulasannya untuk Adi Utarini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *