Malu Gara Gara Melahirkan Anak Di Luar Nikah, Pasangan Ini Malah Nekat Buang Bayinya Di Selokan

Andrianto Anang Wibowo (22 tahun) dan Yustiana (22 tahun) merupakan sepasang kekasih yang menjadi tersangka pembuangan mayat bayi diselokan kamar mandi di daerah Ringintelu, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang ditangkap oleh Satreskrim Polrestabes Semarang.

Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Agus Supriyadi mengatakan bahwa Anang merupakan warga Kintelan, Bendungan, Gajahmungkur, sedangkan Yustiana warga asal Munggang Kalierang, Bumiayu, Brebes. Keduanya menggugurkan kandungannya dan membuang bayi ke selokan karena merasa malu memiliki anak di luar nikah.

“Pada Agustus 2021, Yustiana menyampaikan kepada Andrianto bahwa ia hamil,” kata Agus saat konferensi pers di Mapolres Semarang, Selasa (5/10/2021).

Andrianto memberikan obat penggugur kandungan kepada pacarnya. Ia mencarikan obat tersebut secara online. Keduanya sepakat menggugurkan janin yang saat itu masih berusia 7 atau 8 bulan tersebut. 

Setelah meminum obat tersebut, Yustiana merasakan sakit di bagian perutnya. Kemudian mareka pergi ke klinik untuk memeriksa kandungan. Namun saat ditengah perjalanan, Yustiana melahirkan bayinya dengan kondisi hidup saat ia menumpang kamar mandi warga.

Karena meraasa malu, Yustiana malah menjerat bayi itu dengan kain dan membuangnya melalui ventilasi kamar mandi. Akibat dari perbuatannya, pasangan kekasih itu dijerat dengan pasal terkait UU Perlindungan Anak juncto pasal 342 KUHP dengan ancaman 9 tahun kurungan penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *