Masya Allah, Pekerja Tambang Punya Kebiasaan Salat di Atas Alat Berat, ‘Musala Kami’, Ini Kisah di Baliknya

Mediadakwahislami.com— Baru-baru ini viral di media sosial videp pekerja tambang salat di atas alat berat. Para pekerja tambang tersebut salat di atas alat berat yang tengah berhenti dan menganggap tempat tersebut sebagai musala.

Meski kondisi tempat kerja mereka terbilang menyulitkan yakni di area tambang, namun tak ada alasan bagi mereka untuk meninggalkan kewajiban salat. Terbukti di tengah keterbatasan, mereka tetap menunaikan salat.

Seorang pekerja tambang mengunggah video di akun TikTok fernand_19_robay pada Senin (9/11/2020) lalu.

Dalam videonya itu, ia membagikan momen ketika rekannya melaksanakan ibadah salat. Menariknya, rekannya itu melaksanakan ibadah salat di atas sebuah alat berat, tepatnya di salah satu sisi dari kendaraan alat berat itu.

Dalam video yang berdurasi beberapa detik itu, ia menuliskan alat berat tersebut merupakan musalanya.

“Musalanya anak tambang di unit masing-masing. Amalku belum tentu diterima, tapi dosaku pasti dicatat.

Semoga kita semua istiqomah di jalan Allah, amin,” tulis akun TikTok  fernand_19_robay dalam keterangan videonya.

Aksi pekerja tambang salat di atas kendaraan besar yang terparkir kemudian menjadi viral di media sosial. Meski dalam kondisi seadanya, sang pekerja tambang tetap menyempatkan diri untuk salat.

Pemandangan tak biasa itu pun langsung mendapat banyak komentar dari warganet. Beberapa merasa kagum dengan aksi pekerja tambang yang tetap melaksanakan kewajibannya. Hingga Kamis (19/11/2020), video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 600 ribu kali.

Video itu juga disukai lebih dari 30 ribu kali dan mendapat empat ratusan komentar dari warganet di TikTok. Bahkan, video sang pekerja itu pun diunggah oleh banyak akun lain, seperti akun Instagram @sahabatsurga.

Saat dikonfirmasi, perekam yang juga seorang pekerja tambang bernama Robby membenarkan aksi rekannya itu. Diakuinya, kejadian salat di atas alat berat tersebut sudah menjadi kebiasaan oleh rekan-rekan pekerja tambang.

“Itu memang sudah kebiasaan di tambang, karena di waktu masuk jam salat pasti dikasih waktu, siapa yang mau menunaikan salat.”

“Tak jarang teman-teman dan saya pun melakukan hal yang sama, salat di atas unit (alat berat, red) masing-masing,” kata Robby kepada Tribunnews.com ( grup TribunJatim.com ), Rabu (19/11/2020) malam.

Lantas mengapa rekan-rekan pekerja tambang salat seperti itu?

Rupanya, Robby mengaku hal itu dilakukan hanya dalam kondisi tertentu saja, seperti saat hujan. Untuk bisa salat di atas alat berat, Robby biasanya menyediakan air minum yang lebih banyak agar bisa dipakai untuk wudu.

Di area tambang, ia menuturkan, sebenarnya perusahaan sudah menyediakan musala untuk para pekerja. Namun, jika cuaca kurang mendukung dan para pekerja jauh dari musala, maka ia dan rekan-rekan terpaksa salat di atas alat berat.

“Kadang kondisi cuaca tidak mendukung untuk berjalan ke musala.”

“Kalau cuaca tidak mendukung, pasti rekan-rekan salat di unitnya masing-masing,” ungkap pekerja tambang di daerah Muara Bungo, Jambi ini.

Ia mengaku, ketika hujan tiba, alat berat yang dioperasikan otomatis berhenti. Untuk itu, ia dan rekan-rekan bisa salat dengan aman.

“Kalau posisinya hujan, alat langsung berhenti dan parkir di tempat.”

“Jadi kita tunggu sampai agak reda, baru salat,” ungkap Robby.

Namun, selama setahun bekerja di area tambang itu, Robby mengaku lebih sering salat di musala. Setelah videonya menjadi viral, Robby mengaku senang karena bisa menginspirasi orang lain. Ia pun berharap dari videonya ini, orang-orang menjadi lebih bisa mengutamakan salat, dalam kondisi apapun.

“Mudah-mudahan jadi inspirasi bagi orang lain, apapun kondisinya, tetap utamakan salat,” pungkas Robby.

Sumber: Jumatsabtu.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *