Penjajah ‘Israel’ Telah Caplok 85% Tanah Palestina di Tepi Barat

Mediadakwahislami.com—(Hidayatullah.com) Warga Palestina pada hari Selasa (30/03/2021) menandai peringatan 45 tahun Hari Tanah Air. Peringatan tersebut bertepatan dengan pembunuhan enam orang Palestina oleh pasukan ‘Israel’ pada tahun 1976 saat berdemonstrasi menentang penyitaan tanah mereka di wilayah Galilea utara ‘Israel’, lapor Anadolu Agency.

Menandai ulang tahun tersebut, Biro Pusat Statistik Palestina (PCBS) mengeluarkan pernyataan yang menyoroti wilayah yang direbut oleh Zionis ‘Israel’ sejak pembentukan negara yang memproklamirkan diri sebagai negara Yahudi pada tahun 1948.

Menurut biro tersebut, orang Yahudi hanya menguasai 6,2% tanah tidak hanya di Tepi Barat namun di seluruh Palestina di bawah mandat Inggris (1920-1948).

“‘Israel’ sekarang menguasai sekitar 27.000 meter kubik tanah, terhitung 85% dari sejarah Palestina,” kata PCBS.

Biro itu menuduh ‘Israel’ mengeksploitasi klasifikasi Tepi Barat yang diduduki menjadi Area A, B dan C di bawah Persetujuan Oslo. “Tentara ‘Israel’ mengeksploitasi sekitar 76% tanah di Area C,” ungkapnya.

Menurut pernyataan itu, sekarang ada 688.000 pemukim ‘Israel’ yang tinggal di atas tanah Tepi Barat, Palestina yang diduduki, 46% di antaranya tinggal di Yerusalem Timur.

Di bawah Persetujuan Oslo 1995 antara Israel dan Otoritas Palestina, Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dibagi menjadi tiga bagian – Area A, B, dan C.

‘Israel’ mencegah warga Palestina melakukan proyek konstruksi di beberapa bagian Tepi Barat yang ditetapkan sebagai Area C berdasarkan perjanjian, yang berada di bawah kendali administratif dan keamanan ‘Israel’.

Area C saat ini menjadi rumah bagi 300.000 warga Palestina, yang sebagian besar adalah komunitas Badui dan penggembala yang sebagian besar tinggal di tenda, karavan, dan gua.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *