Dajjal Takut Masuk ke Dalamnya, Inilah Potret Garis Batas Tanah Haram & Halal di Makkah-Madinah

Mediadakwahislami.com—(Merdeka.com) Mempelajari dan memahami seluk beluk agama Islam merupakan sebuah keharusan bagi orang muslim. Begitu banyak pembelajaran yang mampu membuat Iman semakin kuat. Salah satunya mempelajari garis batas Tanah Haram dan Halal.

Batas tersebut bisa ditemukan di Makkah dan Madinah. Tak hanya itu, Dajjal nantinya akan takut untuk masuk ke dalamnya. Lantas bagaimana potret garis batas Tanah Haram dan Halal di Makkah-Madinah?

Melansir dari berbagai sumber, Jumat (26/3), berikut ulasannya.

Tanah Haram & Tanah Halal

Melansir dari akun YouTube Alman Mulyana, dijelaskan perbedaan antara Tanah Haram dan Tanah Halal. Untuk bisa masuk ke Tanah haram, ada syarat yang perlu ditaati yakni harus orang muslim atau muslimah. Di gerbang perbatasan Tanah Haram & Tanah Halal di Makkah bahkan terdapat jalur khusus untuk warga non muslim.

“Perbedaan Tanah Halal dan Tanah Haram. Untuk masuk ke Tanah Haram itu syaratnya itu harus orang muslim. Di sini saya berdiri di bawah plang yang ada tulisan ‘For Non Muslims’, harus belok ke sebelah kanan. Enggak boleh lurus masuk ke Tanah Haram,” jelas Alman Mulyana.

“Karena lurus ke sana itu menuju ke kota Mekkah. Tanah Haram Mekkah,” tambah Bung Hasibuan.

“Kira-kira nih Bung, kalau ada non muslim masuk kira-kira ketahuan apa gimana ya? Atau Allah SWT langsung yang memberi peringatan?,” tanya Alman.

“Karena memang perbatasan Tanah Haram ini dijaga oleh para Malaikat. Maka dengan caranya Allah lah, Allah menjaganya. Itu kehebatan dari pada Tanah Haram,” jelasnya.

Gerbang Perbatasan

Selain syarat, terdapat adab-adab yang juga harus dijaga oleh umat Islam saat menginjakkan kaki di Tanah Haram. Ditekankan, di sana tidak boleh terjadi pertumpahan darah, peperangan, membunuh hewan buruan hingga mencabut tumbuhan.

“Tanah Haram ini mempunyai keutamaan-keutamaan dengan Tanah Halal. Di mana Tanah Haram ini yang pasti masuk ke sini yang muslim. Ada adab-adab yang harus kita jaga, di dalamnya tidak boleh ada pertumpahan darah, peperangan. Tidak boleh bunuh hewan buruan,” kata Bung Hasibuan.

“Bahkan rumput saja kita enggak boleh guys sembarang cabut di balik perbatasan ini ya,” kata Alman menambahkan.

Tak Bisa Dimasuki Dajjal

Tak hanya itu, Tanah Haram juga diketahui tidak bisa dimasuki oleh Dajjal. Sebab, di gerbang perbatasan ini telah dijaga oleh para Malaikat.

“Keistimewaannya Tanah Haram ini tidak boleh dimasuki oleh Dajjal,” kata Bung Hasibuan.

“Nah nanti kalau mau selamat dari Dajjal itu harus melewati ini (gerbang perbatasan). Harus masuk ke Tanah Haram nya, Masya Allah. Jadi di Tanah Haram itu kalau kita berbuat kebaikan, pahalanya dilipat gandakan. Begitu pun sebaliknya ganjarannya,” papar Alman.

Tanah Haram Madinah

Tak berbeda jauh dengan Tanah Haram Madinah. Melansir dari akun YouTube Umii Gillby, terdapat gerbang perbatasan Tanah Halal dan Tanah Haram di Madinah. Bedanya, gerbang di sini tampak lebih kecil dibanding yang ada di Mekkah. Di Tanah Halal Madinah inilah nantinya Dajjal akan menghentakkan kaki tiga kali untuk memanggil pengikutnya. Tanah di Tanah Halal ini juga terasa begitu asin.

“Umii Gillby berdiri di perbatasan Tanah Haram dengan Tanah Halal yang ada di Kota Madinah. Tuh ada tulisannya ‘Start of Haram Area’, kalau ke daerah sana berarti sudah masuk Tanah Haram. Kalau ke sini berarti sudah masuk Tanah Halal,” kata Umii Gillby.

Hadist Dajjal Tak Bisa Masuk Tanah Haram

Melansir dari Dream.co.id, Mekkah dan Madinah menjadi salah satu negeri yang akan terbebas dari fitnah Dajjal. Hal ini berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW di mana Allah SWT menjamin Tanah Haram ini akan dijaga oleh malaikat dari fitnah Dajjal.

“Tiada suatu negeri pun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Makkah dan Madinah yang tidak. Tiada suatu lorong pun dari lorong-lorong Makkah dan Madinah itu, melainkan di situ ada para malaikat yang berbaris rapat untuk melindunginya. Kemudian Dajjal itu turun lah di suatu tanah yang berpasir (di luar Madinah) lalu kota Madinah bergoncanglah sebanyak tiga goncangan dan dari goncangan-goncangan itu Allah akan mengeluarkan setiap orang kafir dan munafik (dari Makkah–Madinah).” (Riwayat Muslim).

Lihat artikel asli/ Foto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *