Sekolah Inggris Ini Akhirnya Ijinkan Siswi Muslim Pakai Rok Panjang

Mediadakwahislami.com—(Islampos.com) Sebuah sekolah di Inggris yang mengancam siswa muslim berusia 12 tahun dengan tuntutan hukum karena telah mengenakan rok “terlalu panjang”, akhirnya mencabut tuntutan dan meminta maaf.

About Islam melaporkan, Siham Hamud (12), siswa di Uxbridge High School, di Hillingdon, London barat, telah mengenakan rok sepanjang pergelangan kaki ke sekolah selama bertahun-tahun.

Pada Desember tahun lalu, dia dikirim pulang dari sekolah untuk berganti pakaian setiap hari, dan disuruh kembali dengan mengenakan seragam yang ‘benar’, tetapi dia menolak.

Tiga bulan setelah pertama kalinya ancaman hukum dikeluarkan, kini pihak sekolah telah membatalkan keputusannya. Demikian lapor The Guardian.

Setelah masa-masa sulit bagi keluarga, ayah Siham, Idris Hamud (55) mengatakan bahwa keluarga lega.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh pengacara, Hamud mengatakan dia senang bahwa sekolah telah mendengarkan keprihatinan mereka.

“Kami sangat senang Siham bisa melanjutkan sekolahnya, dengan hak mengamalkan keyakinannya dengan mengenakan rok selebar pergelangan kaki dengan gaya yang sama dengan rok seragam sekolah yang sekarang ditampung oleh sekolah,” ujarnya.

Sebelumnya, Uxbridge High School di London mengancam keluarga Siham dengan tindakan hukum setelah dia absen berturut-turut. Namun, kini telah dibatalkan. Sekolah juga telah mengirimkan surat permintaan maaf kepada keluarga tersebut dan menegaskan tidak akan mengambil tindakan hukum jika Siham tidak dapat bersekolah.

“Kami berterima kasih kepada sekolah atas kesediaannya untuk bekerja menuju hasil yang adil dan positif,” kata Hamud.

“Ini adalah masa yang sulit dan kami lega karena sekarang masalah ini sudah selesai. Kami berterima kasih atas dukungan yang kami terima dari masyarakat luas.”

Inggris adalah rumah bagi minoritas Muslim yang cukup besar dari hampir 2,7 juta.

Ada 400.000 siswa Muslim di sekolah-sekolah Inggris, menurut Dewan Muslim Inggris (MCB). Ada hampir 90.000 pelajar Muslim yang belajar di institusi pendidikan tinggi. Islam melihat jilbab sebagai kode wajib berpakaian, bukan simbol agama yang menunjukkan afiliasi seseorang.

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *