Dokter Ini Ungkap Keajaiban Membaca Basmalah Pada Sel Saraf Manusia

Mediadakwahislami.com— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kajian virtual keajaiban membaca basmalah terhadap sel saraf manusia.

Menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan. Praktisi Neuro Parenting Skill. Kajian mengangkat tema “Keajaiban Bismillah pada Sel Saraf”. Lebih dari 100 peserta yang mengikuti secara virtual.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina menyampaikan, kajian virtual ini menjadi ajang untuk membangun silaturahmi, komunikasi yang baik, serta meningkatkan iman dan taqwa.

“Semoga dalam kondisi pandemi ini, dengan beraktivitas di rumah, kita bisa mengisi rohani, meningkatkan iman dan takwa melalui kajian ilmu agama,” ujarnya.

“Kami juga berharap, dengan kebiasaan membaca basmalah bisa dimulai dari kecil untuk anak-anak. Serta ilmu yang didapatkan bisa disimak dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

dr. Aisah Dahlan menyampaikan, dalam tubuh manusia memiliki sel saraf berjumlah 100 miliar.

Dengan membaca basmalah –ucapan pembuka Alquran atau memulai pekerjaan yang baik, yaitu bismillah –, terjadi koneksi ke sel saraf dan kelenjar pituitery . Hormon kasih sayang dan cinta.

“Pentingnya melafazkan nama Allah dengan sungguh-sungguh. Saat membaca basmalah, terkoneksi jalan ke sistem saraf dan kelenjar pituitery, ke sel-sel tubuh,” jelasnya.

Untuk membangkitkan gen yang tidur, kata dia, bisa dilakukan dengan dzikrullah. Suasana emosi, pikiran dan perasaan, dan makan minum secukupnya.

“Inti dari hakikat manusia yang terukir dalam gen adalah hidup untuk orang lain. Makanya kalau kita bantu orang lain, nyala gen kita,” pungkasnya.

“Basmalah adalah memulai suatu pekerjaan atau ucapan dan diawal khutbah. Bacaan basmalah ada 5 hukum syar’i yakni basmalah yang wajib, basmalah yang disunahkan, basmalah yang mubah, basmalah yang makruh, dan basmalah yang haram,” paparnya.

Ia pun mengaku, bahwa luar biasanya manfaat bacaan basmalah. Bahkan dianjurkan mengajarkan anak-anak sedari dini membaca basmalah.

“Maka seumur hidupnya anak itu baca basmalah, amal jariyahnya untuk kita semua. Ilmu yang bermanfaat, amal salehnya ke kita. Bahkan Al-Qur’an bisa menstimulasi sel syaraf anak-anak berkebutuhan khusus,” pungkasnya.

Sumber: SuaraSulsel.id /Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *