Punya Kantor, Taqy Malik Biasakan Tim Shalat Dhuha dan Tilawah Setiap Hari

Mediadakwahislami.com—(Islampos.com) Hafiz sekaligus selebgram Taqy Malik baru-baru ini berhasil mewujudkan mimpinya membuka sebuah kantor untuk bisnisnya.

Dia mengaku membuka kantor untuk usahanya, merupakan impian sejak dulu. Selama ini bisnis yang dirintisnya yakni Taqychan Saffron, dikendalikan dari rumah.

Sebagai perwujudan mimpinya, Taqy tak sembarang menata konsep kantornya. Dia mengaku terinspirasi dari serial drama Korea Selatan, Start Up.

“Dengan adanya kantor tuh jadi ada wujud hasil kerja selama dua tahun, reward untuk pekerja Taqychan Saffron. Iya series Start Up memang bikin saya terinspirasi buat berbisnis yaa. Aku mau bikin mereka betah, dan saking enaknya mereka tuh rajin lembur, ketagihan di sini nongkrong, minum kopi, pengen di sini lama-lama,” jelas dia.

Tak hanya soal kenyamanan yang diperhatikan, suami Sherel Thalib itu juga tetap menyeimbangkan lingkungan kantornya agar kondusif dari sisi spiritual. Salah satu upaya yang dilakukan hafiz bersuara merdu ini adalah dengan membiasakan seluruh timnya membaca QS Al Waqiah dan shalat dhuha setiap hari.

“Tetapi bedanya, karena basic saya santri, di kantor itu harus tercipta lingkungan kondusif dan spiritualnya timbul. Kayak kita sebelum kerja setiap pagi baca Al-Waqiyah bareng-bareng, setelah itu salat Dhuha. Awalnya emang harus dipaksa tapi lama-lama akan terbiasa, seluruh tim di sini mau sedang rapat kalau ada adzan tinggalin langsung ke masjid,” tambah Taqy.

Di laman Instagram-nya, Taqy pun memperkenalkan produk terbaru yang akan dirilisnya yakni Saffron To Go.

Saffron merupakan rempah berbentuk benang halus dan tipis berwarna merah yang berasal dari bunga Crocus sativus. Saffron termasuk salah satu rempah termahal di dunia karena cara penanaman dan pemanenannya yang rumit, serta membutuhkan teknik khusus. Selain itu, dibutuhkan 150 bunga untuk memproduksi 1 gram benang saffron.

“Saffron ini kan berasal dari putik bunga yang diseduh dan diminum. Ini cuma tumbuh di beberapa negara saja, di Indonesia juga enggak banyak. Kalau (Saffron) kami dari Kasmir India, dari awal jual kita selalu jual dari Kasmir karena secara penelitian Saffron dari Kasmir memang sangat bagus,” ujar Taqy, seperti dikutip dari Tabloid Bintang, Senin (15/3/2021).

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *