Innalillahi, Ulama Kharismatik Aceh, Abu Daud Zamzami Meninggal Dunia, Sosok Bijak serta Mengedepankan Ukhuwah

Mediadakwahislami.com—(Serambinews.com) Kabar duka menyelimuti Aceh, Selasa (16/3/2021). Ulama Kharismatik Aceh, Abu Daud Zamzami dipanggil kembali oleh Sang Pencipta. Informasi diperoleh Serambinews.com, Abu Daud Zamzami meninggal dunia, di Kompleks Dayah Riyadhus Salihin, Ateuk Angguk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (16/3/2021) pukul 9.55 WIB.

“INNALILLAHI WAINNA ILAIHI RAAJI’UN

TELAH BERPULANG KERAHMATULLAH ULAMA KHARISMATIK ACEH

ABU DAUD ZAMZAMI KETUA MPU ACEH

SALAH SATU MURID ABUYA MUDAWALY AL-KHALIDY

SEMOGA ALLAH AMPUNI SEGALA DOSA BELIAU DAN ALLAH TEMPATKAN BERSAMA PARA NABI DAN AULIA KELAK DIAKHIRAT …”

Demikian bunyi postingan di Fanspage PB HUDA atau Himpunan Ulama Dayah Aceh.

Saat ini Abu Daud Zamzami merupakan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh. Abu Daud juga merupakan Pimpinan Dayah Riyadhus Shalihin Kampung Lam Ateuk Anggok Aceh Besar.

Sosok Bijak dan Mengedepankan Ukhuwah

Guru Besar UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Syamsul Rijal Sys menyampaikan duka cita mendalam dan kesannya terhadap sosok Abu Daud Zamzami.

“Semoga Allah mengampuni serta ditempatkan di surgaNya. Turun berduka atas berpulang kerahmatullah Tgk. H. M. Daud Zamzami (Ketua MPU Aceh),” tulis Prof Syamsul Rijal mengawali tulisannya yang dikirim kepada Serambinews.com, siang ini.

Syamsul Rijal mengatakan sudah mengenal Abu Daud Zamzami sejak masih kuliah di Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry (Sekarang UIN Ar-Raniry).

“Saat itu beliau sebagai ketua Persatuan Dayah Inshafuddin. Saya aktif di lembaga ini membantu sekretariatan dan penerbitan bulletin,” tulis Syamsul Rijal.

Ketika Abu Daud menjadi anggota MUI Aceh, Syamsul Rijal juga aktif di sekretariat.

“Saat itu saya selalu Sekretaris, untuk kemudian MUI Aceh menjadi MPU, saya bersama beliau selama 2 priode di MPU,” katanya.

“Beliau adalah ulama angkatan awal berguru dengan Abuya Mudawaly alKhalidy, beliau sangat senior,” imbuh Syamsul.

Prof Syamsul Rijal menuturkan, Abu Daud Zamzami adalah ulama dengan sosok personal bijak dan dalam keilmuannya serta mengedepankan ukhuwah.

“Beliau juga konsisten dengan aqidah ahlus sunnah wal jamaah,” ujarnya.

Syamsul mengatakan, kedalaman ilmu Abu Daud Zamzami terlihat saat membahas kajian kefatwaan MPU. Karenanya, Prof Syamsul berpendapat, bukan hanya Aceh yang kehilangan sosok Abu Daud Zamzmi, tapi juga secara nasional. Hal ini ditandai dengan kemoderatan beliau, tidak banyak bicara sekali bicara bernas dan perlu.

“Banyak sumbang pikir beliau untuk Aceh, baik di masa konflik dan pascakonflik dikenal arif sama ada dengan umara dan lainnya,” tulis Prof SRJ.

Ia menambahkan, sosoknya yang sangat bersahaja dan perannya yang sangat luas, membuat Abu Daud dikenal luas, bukan hanya di kalangan masyarakat dan pejabat daerah, tapi juga di kalangan petugas negara yang pernah mengabdi di Aceh.

“Saya pikir siapapun petugas negara yang mengabdi di Aceh baik sipil TNI dan POLRI  tentu kenal dengan karakter beliau yang santun ramah serta berisi bijak dari ucapannya,” kata Syamsul Rijal.

“Selamat Jalan Abu semoga mendapatkan keampunan serta memperoleh surgaNy. Semoga kamu juga tabah dan telaten meniti ragam kehidupan duniawi yang telah engkau lalui,” Prof Syamsul menutup tulisannya dengan rangkaian doa.

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *