Walkot Bengkulu Berkantor di Masjid, Rumah Dinas Dijadikan Mal Pelayanan Publik

Mediadakwahislami.com—(Islamkaffah.id) Masjid bukan sekedar tempat ibadah, bahkan dahulu ketika zaman Rasulullah, masjid dijadikan tempat untuk berdiskusi dan kantor untuk mengurus umat. Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Walikota Bengkulu, Helmi Hasan menjadikan Masjid sebagai kantornya.

Sedangkan rumah dinasnya dijadikan sebagai tempat pelayanan publik, sehingga masyarakat akan lebih mudah mengurus dokumen-dokumen yang diperlukan.

Dikutip dari laman detikcom yang berkesempatan menyambangi Masjid Akbar At Taqwa, Anggut Atas yang dijadikan Helmi sebagai kantornya. Terlihat ruangan sebesar 4 x 5 meter di dalam masjid yang dijadikan ruangannya.

AC, meja, kursi, hordeng, hingga karpet pun tak ada yang baru. Semua fasilitas yang digunakan adalah barang lama yang sebelumnya digunakan di Balai Kota. Sejumlah bagian di karpet pun masih tampak berdebu lantaran.

“Untuk penghematan, semua proses pemindahan tak memakan biaya. Mulai dari AC, kursi, hingga karpet semuanya juga tidak ada yang baru. Kita meminimalisir biaya, silakan anggarannya untuk kepentingan lainnya seperti perencanaan Mal Pelayanan Publik di Balai Kota,” ujar Helmi Hasan ketika ditemui di ruangannya, Selasa (9/3/2021).

Kendati demikian, Helmi tampak menikmati kesederhanaan itu. Dia tetap bekerja seperti biasanya dan tak terganggu sedikitpun meski tempat yang ia tempati sekarang tak lebih baik dari sebelumnya.

“Tak perlu mewah-mewah, yang terpenting bagaimana pemerintah berbuat untuk masyarakatnya dan menciptakan kebahagiaan. Kalau sudah dibuat Mal Pelayanan Publik nanti, tentu masyarakat akan lebih mudah mengurus dokumen-dokumen yang diperlukan,” kata Helmi.

Helmi justru bersyukur berkantor di masjid. Menurutnya, hal ini bisa memberikan contoh ke masyarakat untuk memuliakan rumah ibadah. Selain itu, dia juga sekaligus mendekatkannya untuk melakukan amalan ibadah.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk memuliakan rumah ibadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing dengan amalan-amalan kebaikan di dalamnya. Kalau semua sudah memuliakan rumah ibadah,” ungkap dia.

Terpisah, Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Bengkulu Toni Harisman mengungkapkan, rencananya mal pelayanan publik akan diresmikan bersamaan dengan Hari Jadi Kota Bengkulu ke 302.

“Keseriusan Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk membangun MPP sangat besar, karena itu bersama Dinas PUPR kami sedang menyiapkan berbagai infrastruktur untuk kelancaran MPP tersebut. Insya Allah dalam waktu dekat gerainya akan selesai sehingga akan diresmikan Bapak Wali Kota pada 17 Maret 2021,” ujar Toni.

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *