Jika Mayat Tidak Dikuburkan, Apakah Malaikat Munkar dan Nakir Juga Menanyainya?

Mediadakwahislami.com—Di antara yang wajib diimani oleh orang mukmin adalah perkara yang ghaib. Seperti percaya pada malaikat, surga, neraka, siksa kubur, nikmat kubur, pertanyaan kubur, dan sebagainya. Al Qur’an dalam banyak ayat-ayatnya menyebutkan adanya yang ghaib yang wajib kita imani tersebut. Kepercayaan terhadap yang ghaib ini meniscayakan terhadap suatu keyakinan bahwa ada kehidupan setelah kehidupan di dunia.

Kehidupan di dunia tak lebih hanya persinggahan menuju kehidupan yang lebih abadi. Ya, akhirat adalah sebutan untuk kehidupan yang abadi tersebut. Pemisah kehidupan di dunia dan akhirat adalah kematian. Karena itu, kematian manusia bukanlah titik akhir yang melenyapkan segalanya. Justru kematian adalah awal langkah manusia menuju kehidupan abadi.

Sebelum hari kiamat tiba, manusia yang telah meninggal ada di alam kubur. Disini juga ada nikmat dan siksa. Tergantung bekal yang dipersiapkan di dunia. Amal baik akan dibalas dengan nikmat dan amal jelek dengan siksaan. Dan, yang akan beruntung adalah orang Islam yang ketika hidup di dunia mempersiapkan kematian yang akan menjemputnya dengan bekal yang baik, yakni berupa amal shaleh.

Fase pertama setelah manusia di kubur akan diuji oleh dua malaikat yang masyhur dengan sebutan Munkar dan Nakir. Mereka berdua akan menanyakan mayit yang baru saja dikuburkan dengan beberapa pertanyaan. Seperti, siapa Tuhan yang disembah sewaktu hidup di dunia, siapa Nabinya, apa pedoman hidupnya dan seterusnya. Bila bisa menjawab seluruh pertanyaan tersebut, maka dia termasuk orang yang beruntung. Namun bilamana sebaliknya, celakalah dirinya. Ia akan mengalami penderitaan pedih sejak di alam kubur tersebut sampai nanti dibangkitkan pada hari kiamat.

Pertanyaan dua malaikat Munkar dan Nakir sesaat setelah dikuburkan disini maksudnya adalah setelah nyawa terlepas dari tenggorokannya. Baik dikuburkan dengan cara yang normal dan lazim, ataupun tidak dikuburkan dengan cara tersebut. Misalnya, orang yang mati tenggelam, terbakar, mereka yang hilang setelah kecelakaan pesawat, dibakar, dan peristiwa yang lain.

Intinya, baik dikubur secara lazim atau tidak, semua manusia yang meninggal dunia akan memasuki alam kubur dan pertama yang akan menjemputnya adalah dua malaikat Munkar dan Nakir dengan pertanyaan-pertanyaan seperti telah dijelaskan sebelumnya.

Syaikh Muhammad Nawawi al-Bantani, dalam karyanya Syarhu Nur al Dzalam ala ‘Aqidati al Awam menjelaskan, manusia yang mati dan organnya terpisah-pisah, lalu dimakan binatang buas (tidak dikubur), organ-organ tersebut akan dikumpulkan kembali dan ia akan dibangunkan dalam posisi duduk. Lalu, dua malaikat akan bertanya kepadanya dengan suara yang membentak dan bengis. Menurut para ulama, dua malaikat tersebut akan ramah kepada orang yang beriman dan bengis kepada orang kafir dan orang munafik. Dua malaikat tersebut bertanya menggunakan bahasa orang yang meninggal.

Keterangan yang sama juga ditulis oleh Said bin Muhammad Baa Ali dalam kitabnya Busyra al Karim, orang beriman wajib percaya kepada alam akhirat dan semua yang melingkupinya. Seperti kematian dan alam kubur. Juga wajib percaya terhadap pertanyaan dua malaikat terhadap orang yang meninggal, baik dikuburkan atau tidak.

Dengan demikian, pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur berlaku untuk semua manusia, baik mereka dikuburkan secara lazim seperti biasanya atau tidak. Hal ini mengingatkan kepada kita semua, bahwa kita tidak akan bisa lepas atau menghindar dari pertanyaan dua malaikat tersebut.

Pertanyaan tersebut walaupun sangat mudah untuk dijawab, namun bila gelimang kemaksiatan kepada Allah meliputi kehidupan kita di dunia, secara otomatis akan kesulitan menjawab soal-soal dua malaikat tersebut dan menjadi petanda kita akan celaka. Namun, bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, sekalipun tidak menghafal jawaban tersebut, dengan sendirinya akan bisa menjawab dengan fasih dan lancar, bahagia di alam kubur juga nanti di hari kiamat.

Sumber: Islamkaffah.id / Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *