Subhanallah, Wanita Asal Malang Ini Dinikahi Pria Palestina, Awalnya Terima DM Instagram Ucapkan Assalamu’alaikum

Mediadakwahislami.com—(Sripoku.com) Inilah kisah cinta antara wanita Indonesia dan pria Palestina yang berawal dari DM Instagram.

DM (Direct Message) merupakan pesan langsung yang termasuk salah satu fitur di media sosial Instagram. Meski sangat mudah, fitur DM ini memiliki akses yang cukup ketat untuk penggunanya. Apalagi jika antar pengguna Instagram tak saling mengikuti (follow), maka seseorang yang mengirimi pesan melaluu DM akan diseleksi terlebih dahulu. Yakni ada pilihan untuk terima, abaikan atau blokir.

Berbicara tentang DM Instagram, kisah cinta dua pasangan beda negara inilah yang erat kaitannya dengan hal tersebut. Diketahui wanita asal Malang Jawa, Indonesia bernama Khadijah mengikat janji suci dengan pria keturunan Arab yang berasal dari Palestina.

Memang jodoh sudah ditakdirkan oleh Allah Subhanahuwata’ala dengan berbagai cara. Apalagi perjuangan cinta pria asal Palestina yang bernama Ali ini bisa saja membuat geleng-geleng kepala. Pasalnya ia terus mengejar cintanya yakni Khadijah hingga memutuskan untuk ke Indonesia.

Lantas, bagaimana perjuangan Ali Halabia dalam mendapatkan hati Khadijah yang awalnya terkesan cuek terhadap orang asing? Kisah cinta antara pasangan beda negara yang akhirnya menikah ini dibagikan melalui kanal YouTube Khadijah Azzahra & Ali Diary pada  Maret 2021.

Kisah cinta Khadijah Azzahra dan Ali Halabia ini dibagikan melalui kanal YouTube Khadijah Azzahra & Ali Diary yang tayang belum lama ini. Pada tahun 2016, Ali Halabia sudah mengenal istrinya melalui media sosial Instagram.

“Saya kenal Khadijah itu dari 2016, saya pernah liat Instagram, waktu itu saya kepo liat make up di Instagram karena sebelum itu saya nggak pernah liat make up di Indonesia yang tebal, luar biasa tapi cantik,” ungkap pria keturunan Arab tersebut.

“Intinya saya berpikir kok ada make up seperti ini di Indonesia karena di Arab belum ada,” sambungnya.

Hingga pada akhirnya rasa penasaran tersebut mengantarkan Ali Halabia untuk mencari tahu sosok dibalik riasan tersebut. Namun, kala itu ALi tengah fokus terhadap pendidikannya dan belum sempat untuk bertemu dengan Khadijah.

“Saya selesai kuliah dan pulang ke Palestina langsung dan kerja, saat itu sudah lama mengikuti akun Instagram Khadijah, ungkapnyaa.

Setelah itu, akhirnya Ali Halabia ditakdirkan untuk melanjutkan pendidikan magister di Indoneian yakni Univeristas Brawijaya dan mendapat beasiswa.

“Jadi saya berusaha dekat dan chat bersama Khadijah, banyak yang cerita tentang Khadijah itu yang buat kagum,” ungkapnya lagi.

“Kayak perempuan yang baik, peduli dengan keluargannya, jaga orangtua, jaga diri, nggak pernah senang-senang sendiri, ingin membahagiakan keuarga,” ungkap Ali kagum terhadap sosok Khadijah.

“Dia nggak suka main-main, nggak suka pacaran, saya lihat Instagram-nya ada tulisan Allah, Allah dan ALlahm” tambahnya.

Hingga pada akhirnya Ali pun memutuskan untuk mengirim pesan langsung melalui DM Instagram.

Awalnya Ali mengucap salam namun tidak ada tanggapan dari Khadijah. Hingga kesekian kalinya mengucapkan Assalamu’alaikum, Khadijah pun membaca pesa tersebut. Saat pesannya dibaca, Ali pun semakin semangat untuk berkenalan dengan Khadijah.

“Sebenernya belum dibales tapi saya senang sudah dibaca, mungkin dia bisa tahu saya,” ungkapnya.

Ali pun semakin getol untuk mengirim pesan terhadap Khadijah dan tak pantang menyerah.

“Assalamu’alaikum saya ali dari Palestina, pernah saya S1 di Solo, ini mau lanjut S2 di Malang, apa saya bisa kenalan nggak, terus juga saya kirim foto keluargaku dan biar dia ngerasa aman sama aku,” tuturnya.

Akhirnya agar membuat Khodijah percaya, Ali pun menceritakan dan memberi tahu sosoknya terhadap Khadijah. Namun, tak pernah dibalas oleh Khadijah melainkan hanya dibaca saja. Perjuangan Ali pun tak sia-sia, ia akhirnya bisa berkenalan dengan Khadijah dan menikah.

Sementara Khadijah mengaku jika perkenalannya dengan Ali merupakan hal yang tidak disengaja.

“Ternyata mas Ali ini udah ngeliatin Instagram-ku itu udah lama, pokoknya dia sering ngechat Assalamu’alaikum,

Namanya di DM kalo aku nggak nfe-follow kan ada filternya jadi nggak tahu ada yang ngechat,” ungkap Khadijah.

“Akhirnya namanya jodoh kebukalah DM-nya, tapi belum dibales sama sekali, tapi aku masukin ke primary (kolom utama), jadi kalo misalkan ada DM lagi aku bisa nge-read gitu loh,” bebernya.

Akhirnya Khadijah pun membalas pesan Ali yang sudah banyak sekali.

“Wa’alaikumsalam, abis itu mas Ali nya ngechat terus, apalagi ada tulisannya dilihat (read), mas Ali tuh selalu ngechat panjang kayak memperkenalkan diri dan keluarga hingga foto-foto,” jelas Khadijah.

Saat sikap Ali yang gencar memperkenalkan dirinya melalui pesan dan foto seperti jalan-jalan hingga penampakan rumahnya, Khadijah pun merasa penasaran. Hingga pada akhirnya Ali pun meminta kontak WhatsApp Khadijah dan berjung pada penolakan.

“Maaf yang saya nggak bisa chat dengan laki-laki yang nggak dikenal dan nggak sembarang orang bisa dapet nomor saya, maaf ya,

Kalo misalkan ada penting ya kamu bisa chat di sini aja, nanti di DM aja kayak gitu,” jelas Khadijah.

Hingga akhirnya perjuangan Ali pun dibuktikannya dengan mengambil pendidikan di Indonesia.

“Saya ingin buktikan kao bukan lagi main, kalo saya berusaha serius, kalo jodoh ya Alhamdulillah,” ungkap Ali.

Bahkan uniknya Ali yang saat itu tengah mengurus kuliahnya di Universitas Brawijaya tak sabar ingin segera ke Indonesia.

“Bahkan waktu itu sempat dimarahin kenapa kamu buru-buru, mau cepat sekali ke sini (Indonesia),

tapi saya diam-diam aja, saya nggak mau bilang kenapa sebenernya,” ungkap Ali.

Saat itu posisinya Ali mendapat beasiswa dari kampusnya.

Namun, Ali yang tak sabar lagi dan ingin segera ke Indonesia memutuskan untuk menggunakan uangnya sendiri membeli tiket ke Indonesia. Ali pun memberikan kabar kepada Khadijah jika dirinya akan segera ke Indonesia menemuinya.

Melalui Jordan, Jakartam, hingga Malang, Ali pun berhasil menemui Khadijah ke rumahnya. Di sisi lain, Khadijah pun tak menyangka jika ALi benar-benar nyata di hadapannya.

“Waktu mas Ali ngechat aku di DM, aku tu bener-bener nggak nyangka dan meyakini kamu itu real gitu loh mas, kayak kamu tuh stranger (orang asing), orang nggak dikenal, terus yang kayak ini beneran dateng nggak sih, soalnya dia tuh bener-bener ngechat terus tiap hari, tiap hari ngechat kayak aku mau ke Indonesia, aku dapet beasiswa, aku mau ke rumah kamu, aku mau ketemu ibu kamu,” kenang Khadijah.

“Tapi dia itu ngechatnya negbet sampe bilang gini Khadijah tolong percaya sama Ali, Ali beneran niat yang baik sama Khadijah, please ketemu dulu aja kalo misalkan Khadijah liat Ali bagus ya nggak papa, kita bisa silahturahmi lagi, tapi kalo misalkan Khadijah liat Ali, ALi nggak bagus, ya nggak papa, Ali nggak akan dekati Khadijah, pokoknya liat dulu pleas,” terangnya.

Saat menuju rumah Khadijah pun Ali hanya bermodalkan Google Maps.

“Langsung datang ke rumahnya langsung menemui umi, sebelum ketemu pun bahkan Ali tanya kriterianya gimana, kalo nikah di Indonesia gimana, ini gimana sih kok tanya-tanya kayak gini, akhirnya aku bilang sempet aku jawab ya aku sih intinya agama nomor satu, yang kedua bisa menerima aku dan keluarga, utamanya harus bisa mengambil hati orangtua aku umi sama abi,” bebernya.

Sampai akhirnya Ali pun bertemu dengan Khadijah dan memutuskan untuk menikah. Selama 2 tahun berjuang dan akhirnya ALi mencicipi perjuangannya yang tak sia-sia. Ali juga sangat sabar menunggu Khadijah dan mengambil hati keluarganya.

Diketahui pemilik nama lengkap Khadijah Azzahra ini merupakan seorang Make Up Artis yang tinggal di Malang. Perjalanan kisah asmara Khadijah ternyata sempat akan menikah namun akhirnya gagal.Akhirnya ia dipertemukan denga Ali yang merupakan orang Palestina yang menjadi imamnya kini.

Keduanya menikah pada desember 2020 lalu, momen bahagia ini dibagikan melalui akun Instagram keduanya.

Mas Ali : “Jawaku.. sekarang sudah jadi istriku..”
Amirah : “iya Arabku.. sekarang sudah jadi suamiku”

25-12-20 “berawal dari saling menyembuhkan di kuatkan dengan pengorbanan hingga Allah mentakdirkan kita untuk bersatu dalam sucinya sebuah ikatan pernikahan..,” tulis Khadijah melengkapi postingannya.

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *