Innalillahi, Meninggal Dunia Ketika Sujud Terakhir Shalat Tahajjud “Husnul Khotimah”

Mediadakwahislami.com—Impian setiap umat muslim pastilah ingin meningggaI dalam keadaan khusnul khotimah. Dalam islam, khsnul khotimah bermaksud keadaan dimana manusia meningggaI dalam cara terbaik dan memperoleh kemulian di sisi Allah Ta’ala.

Baru-baru ini, dimaklumkan Pengerusi Kesatuan India Muslim Terengganu, Mohamed Salahudin Shahabudin, 54, menghembuskan nafas terakhir ketika sujud solat tahjud di rumah sakit Kuala Lumpur, Malaysia.

Kena serangan jantung

Dikabarkan, tiga hari lalu almarhum telah dimasukkan ke rumah sakit akibat serangan jantung. almarhum sangat dikenali sebagai seorang yang aktif dengan kerja kebajikan.

Suka sangat bersedekah

Malah, semasa hidupnya almarhum memang suka bersedekah dan jarang sekali dia menolak permintaan sesiapa sahaja yang memohon sumbangan sama ada melalui persatuan atau peribadi.

Sempat berpesan, jangan tinggal sedekah

Diketahui juga, beberapa hari sebelum meningggaI almarhum sempat berpesan agar sentiasa memberi sedekah dan berkongsi rezeki dengan orang lain.

“Rezeki bukan milik kita tetapi milik Allah, jadi kita jangan sombong atau kede kut untuk memberi, InsyaAllah kita akan terus menjadi pemberi…”

Cukup indah pemergiaan insan ini, Allah menarik nyawa ketika sedang dalam beribadat dan bersujud kepada Allah. Semoga hvsnul khatimah miliknya.

1. Mengucapkan Syahadat

Syahadat adalah kalimat tauhid yang harus selalu kita ucapkan, karena itu adalah pengakuan kita kepada Allah Ta’ala sebagai tuhan dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai Rasul kita.

Hal ini dikuatkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Daud, Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Artinya:

“Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat ‘La ilaaha illallah’ dia akan masuk surga.”

2. Mengeluarkan Keringat di Dahi

Tanda berikutnya seseorang meninggal dunia dalam keadaan husnul khotimah adalah adanya keringat sebesar bulir jagung di dahinya.

Dalam satu hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad menyebutkan, suatu ketika, Buraidah bin Hashib radhiyallahu ‘anhu datang ke Khurasan, menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Ternyata saudaranya dalam kondisi sakaratul maut. Ketika wafat, ada keringat di dahinya.

Buraidah langsung bertakbir: “Allahu Akbar!” Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِيْنِ

Artinya: “Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi.”

Akhir Kata

Semoga pengakhiran kita juga adalah pengakhiran yang baik Aamiin Allahumma Aamiin.

Sumber: Beritaharian.space (Lihat artikel asli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *