Dosa Berlipat Ganda, Pria Ini Rampok Ustaz Dengan Modus Pura-Pura Pindah Agama!

Mediadakwahislami.com—(Keepo.me) Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Todoan Gultom Agung menjelaskan kronologi perampokan yang menimpa seorang ustaz bernama Syamsul Qomar. Gultom mengatakan pelaku berinisial EKS melakukan perampokan setelah memperdayai Syamsul dengan modus berpura-pura pindah agama.

EKS sendiri bertemu dengan Syamsul saat datang ke masjid yang berada di kawasan Jalan Mendapai KM 1 Palangkaraya. Usai berpura-pura pindah agama dan menjadi mualaf, EKS lantas melancarkan modus tersebut untuk mendapatkan rasa belas kasihan dari target perampokannya sehingga bisa diajak tinggal serumah.

“(Pura-pura pindah agama) sehingga ada orang yang mau mengajak tersangka tinggal serumah. Namun, jika ada kesempatan tersangka akan mencuri barang-barang milik korban,”

Aksi perampokan itu sendiri diketahui terjadi pada Kamis, 26 Desember 2019 lalu. Pelaku EKS berhasil merampok sebuah motor yang lalu dijual seharga 3,5 juta. Pelaku juga menggondol uang tunai milik Syamsul senilai Rp 1 juta yang disimpan di bawah lemari pakaian. Usai menjarah harta si ustaz, pelaku lantas kabur melarikan diri.

“Karena ditinggal korban ke Banjarmasin, pelaku langsung dengan leluasa membuka lemari baju korban dan mengambil uang Rp 1 juta di dalam beserta BPKB sepeda motor korban,” jelas Gultom.

Pengejaran pelaku berhasil dituntaskan kepolisian setelah menangkap EKS di persembunyiannya di Kabupaten Kapuas. Saat diekspos di depan media, pelaku EKS mengaku seluruh hasil rampokannya digunakan untuk makan sehari-hari dan membeli minum-minuman keras.

Hasil penyelidikan juga mengungkapkan pelaku sudah berkali-kali melancarkan aksi serupa pada korban-korbannya. EKS juga diketahui sebagai seorang residivis karena modus tersebut dipelajari saat masih dipenjara.

“Cara seperti itu (pura-pura pindah agama) saya belajar dari teman sewaktu di penjara. Kemudian perbuatan itu telah saya lakukan empat kali,”

Jajaran Polresta Palangka Raya saat ini sudah menjerat pelaku EKS dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan Penipuan.

Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun kini pun membayang-bayangi masa depan EKS.

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *