Umar, Penderita Tumor Ganas Dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh, Dibantu Amat Lembeng Anggota DPRK Atim

Mediadakwahislami.com—(Serambinews.com) Kondisi Umar Ibrahim (60) warga Dusun Pendidikan, Desa Bayeun, Kecamatan Rantau Seulamat, Aceh Timur, yang mengalami penyakit tumor, Sabtu (6/3/2021 dibawa ke RSUDZA Banda Aceh.

Seperti diketahui, penyakit tumor ganas yang menempel di bagian kanan pipi muka warga miskin asal Desa Bayeun ini, semakin parah saja.

Karena berbagai hal, selama ini ia hanya bisa pasrah di rumah dirawat oleh anaknya, dan perawatan luka tumornya juga dibantu petuga medis Puskesmas Rantau Seulamat.

Jangankan untuk berobat, guna memenuhi biaya hidup selama ini saja ia berharap belas kasih pertolongan warga sekitar.

Beruntung, Umar, salah satu anggota DPRK Aceh Timur, Amat Lembeng, yang mengetahui kondisi sakit tumor Umar, hari ini membantu merujuk warga miskin di Gampong Bayeun itu, ke RSUDZA Banda Aceh.

“Iya, Pak Umar sudah dibawa ke RSUDZA Banda Aceh tadi sore (Sabtu-red),” ujar Ketua Pemuda Gampong Bayeun, Irwansyah, yang dihubungi Serambinews.com, malam ini.

Menurut Dek Wan (Irwansyah) yang juga petugas medis Puskesmas Rantau Seulamat ini, proses rujuk Umar ke rumah sakit dibantu oleh Amat Lembeng, anggota DPRK Aceh Timur.

Sebelumnya Amat Lembang mengetahui kondisi sakit tumor parah diderita oleh Umar, setelah ia melihat postingan di medsos (facebook) oleh Keuchik Gampong Bayeun, Anwar.

Setelah melihat di medsos itu,  Amat Lembeng langsung datang ke rumah Umar, dan ia sangat bersimpatik untuk membantu warga miskin ini.

“Anggota Dewan Aceh Timur ini, Amat Lembeng, membantu semua kebutuhan Umar, dari biaya kebutuhan di rumah untuk istri Umar, biaya perjalanan dan hingga Banda Aceh,” sebut Dek Wan.

Seperti pernah diberitakan Serambinewsmcom, setelah dua kali dilakukan operasi, tumor diderita Umar Ibrahim (60) warga Dusun Pendidikan, Desa Bayeun, Kecamatan Rantau Seulamat, Aceh Timur, semakin mengganas (parah).

Penyakit tumor diderita Umar Ibrahim yang menempel di bagian pipi kanannya itu kini kondisinya kian membesar. Penyakit ini dia rasakan semakin parah sejak 2 tahun terakhir ini. 

Umar sekarang hanya bisa pasrah, karena dokter sudah memvonis bahwa penyakit tumornya itu tidak bisa dilakukan operasi lagi atau tidak bisa disembuhkan secara penanganan medis.

Dokter tidak bisa melakukan operasi lagi untuk yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya Umar telah menjalani operasi sebanyak 2 kali kurun waktu tahun 2020 ini. 

“Terakhir atau operasi kedua Pak Umar Ibrahim di operasi bulan Juli 2020 lalu di RSUDZA Banda Aceh. Sekarang kondisi tumor pak Umar semakin membesar,” ujar Irwansyah, ketua Pemuda Desa setempat, Rabu (23/12/2020).

Irwansyah juga salah satu petugas medis di Puskesmas Rantau Seulamat, menyebutkan, selama ini pihak Puskesmas Rantau Seulamat membantu perawatan berkala penyakit tumor ganas yang di derita Umar.

“Sekarang kondisi penyakit Pak Umar semakin parah, keluarganya tidak tahu harus berbuat apa lagi, karena persoalan utama mereka adalah terkendala biaya,” sebutnya.

Irwansyah, menjelaskan, untuk membantu Umar Ibrahim baik dari masa operasi pertama dan kedua, para pemuda dan Keuchik Desa Bayeun dan masyarakat melakukan penggalangan dana seadanya.

“Untuk membantu beliau dari operasi pertama dan kedua, selama ini kami pemuda dan masyarakat serta Keuchik waktu itu melakukan patungan dana,” katanya.

Kini Umar yang hidup serba kekurangan (miskin) tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya bisa menahan sakit dan berbelenggu rasa cemas atas penyakit tumor ganas yang saban hari kian membesar di pipinya itu.

Selama ini untuk menyambung hidup terutama memenuhi kebutuhan makan hari-hari nya, Umar Ibrahim, mendapat belas kasih sebagian warga Desa Bayeun yang datang menyisihkan rezekinya buat Umar.

Umar saat ini tinggal dan dirawat oleh anak dan istrinya di sebuah rumah sederhana yang berada di Dusun Pendidikan, Desa Bayeun, Aceh Timur ini. 

Keluarga kurang mampu ini berharap ada penderma yang mau membantu perobatan tumog ganas diderita Umar Umar Ibrahim ini.

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *