Hut Gerindra ke-13, Prabowo: “Kita Ingin Berkuasa dengan Halal”

Mediadakwahislami.com—(Republika.co.id) Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pidato politik pertama kali pada 2021 ini saat peringatan HUT ke-13 Partai Gerindra, Sabtu (6/2) kemarin. Dalam video yang diunggah dalam akun Youtube Gerindra pada Senin (8/2) malam, Prabowo menyampaikan pesan kepartaian kepada seluruh kader Gerindra.

Mengenakan kopiah hitam, berbaju putih, Prabowo menuturkan menaruh harapan tinggi kepada partai berlambang kepala Garuda itu. Menteri Pertahanan ini menegaskan, partainya belum menjadi penguasa mutlak di Indonesia.

Ia meminta seluruh kader tidak menurunkan semangat perjuangan mereka. Namun, Prabowo mengingatkan, kekuasaan yang diperoleh Gerindra harus dilakukan dengan cara-cara yang halal.

“Kita tetap ingin berkuasa dengan halal, dengan legitimate, dengan konstitusional. Kita ingin berkuasa dengan izin rakyat, dengan perjuangan yang baik,” ujar Prabowo dikutip dari akun Youtube-nya, Selasa (9/2).

Prabowo menegaskan, seluruh kader agar tidak pernah ragu mampu memperbaiki bangsa. Namun, sekali lagi, kata dia, dengan cara-cara yang baik tanpa menjatuhkan pihak tertentu. Kader Gerindra diminta tetap bersikap sopan dan santun dengan partai lain. Prabowo mengingatkan agar tidak mengeluarkan pernyataan menghujat dan kasar.

“Saya minta Partai Gerindra selalu santun, selalu sopan, jangan menghujat, jangan pakai kata-kata kasar,” ujar Prabowo. Ia juga menegaskan agar kader selalu teguh berjuang demi kepentingan bangsa. Meski partainya dizalimi, difitnah, bahkan dihujat pihak lain.

“Kita siap berkorban, kita siap menahan diri, kita siap dizalimi, kita siap difitnah, kita siap dikhianati, kita siap dihujat, tapi hati kita tetap teguh, cinta Tanah Air dan selalu berjuang untuk kebaikan,” kata Prabowo menegaskan.

Para kader juga dimintanya untuk selalu mengobarkan semangat merah putih, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan persatuan. Sebab, ia menambahkan, itu semua jati diri dan kepribadian Gerindra. “Jangan mau diadu domba, jangan mau diajak ke arah kebencian,” ujar Prabowo.

Mantan calon presiden pada Pemilu 2014 dan 2019 ini menceritakan kembali perjuangan pendirian Partai Gerindra, 13 tahun yang lalu. Ia mengaku, Gerindra merupakan partai yang sebelumnya tak diperhitungkan banyak orang. Menurut dia, Gerindra berdiri dalam 14 hari kerja.

“Gerindra berdiri 13 tahun yang lalu secara spontan dalam waktu yang cepat, yang tidak diperhitungkan oleh orang,” ujar Prabowo.

Setelah 13 tahun, Prabowo mensyukuri kini Gerindra menjadi salah satu partai yang meloloskan kadernya ke parlemen. Bahkan, menjadi salah satu partai besar di Indonesia.

Ini adalah pidato pertama Prabowo pada 2021 secara terbuka yang disiarkan. Pidato terbuka terakhir yang dilakukan Prabowo disampaikan dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-57 Fakultas Kehutanan UGM, Jumat (23/10/2020) lalu. Saat itu, Prabowo berpidato sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju.

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *