Baca Kisah: Subhanallah, Dikira Rombongan Tamu Kerajaan, Ustadz Fadlan Gamaratan Dituntun Masuk Kedalam Ka’bah

Meidadakwahislami.com—Menjalankan ibadah haji merupakan impian bagi umat muslim diseluruh dunia. Terlebih jika bisa melihat dan masuk kedalam Ka’bah. Pengalaman luar biasa itu pun dialami oleh pendiri pesantren Nuu Waar, Ustadz Fadlan Garamatan. Selain menjadi tamu Raja Arab Saudi, Ustadz Fadlan mendapatkan kesempatan untuk masuk kedalam Ka’bah.

“Ini Ka’bah, memang orang-orang khusus lah. Saya sendiri juga tidak tau, bagaimana caranya pemerintah Saudi memilihkan. Sebenarnya, itu maunya Allah. Itupun orang-orang tertentu, dan tidak semua orang-orang dari kelompok (rombongan) itu,” tutur Ustadz Fadlan.

Ustadz Fadlan mengatakan, dirinya tidak bisa menggambarkan suasana di dalam Ka’bah. Ia mengaku, dirinya hanya bisa menangis mensyukuri nikmat yang luar biasa tersebut.

“Saya juga kebetulan waktu itu, kebetulan ada tamu (Kerajaan) dari Kenya, dibimbing oleh askar (polisi Masjidil Haram), saya berdiri disitu, mereka lihat, mungkin wajah saya sama dengan mereka, saya dibawa kesitu (ikut rombongan tamu Kerajaan).

“Jadi saya wah Subhanallah, saya melihat dari dekat, apa yang diberikan Allah kepada saya. Saya merasa saya sudah berada didalam, berdekatan dengan Allah, melangkah lagi saya tinggal menginjak itu. Dan nangisnya, Subhanallah, naaaangis, menangis atas kesyukuran itu karena tidak ada yang memberi hadiah itu kecuali hadiah dari Allah,” sambung Ustadz Fadlan.

“Saya tidak tau, apakah ini cara Allah menghibur saya, supaya saya kembali lagi harus melanjutkan dakwah ini, saya tidak tau. Tapi dari firasat saya, bahwa ini adalah cara Allah. Melihat suasana seperti itu bagi saya adalah sesuatu yang memang dikasih khusus oleh Allah,” pungkas Ustadz Fadlan.

Sumber: Republika.co.id (ketuk untuk melihat video pengakuan Ustadz Fadlan Gamaratan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *