Menyukai Suami Orang Lain, Apakah Berdosa? Lihat Jawaban UAS!

Mediadakwahislami.com—Dalam sebuah sesi tanya jawab pada pengajian Bersama Ustadz Abdul Somad , Seorang jama’ah bertanya akan sesuatu hal yang selama ini mengganggu pikiranya. Pada saat pertanyaan itu dibaca oleh UAS maka sontak jama’ah banyak yang tertawa dikarenakan isi pertanyaan tersebut dianggap lucu.

“Bagaimana pandangan islam mengenai seseorang yang mengagumi dan menyukai pasangan orang lain? Bagaimana pula jika orang tersebut memiliki perasaan yang sama dengan kita?” isi pertanyaan.

UAS menjawab “ Hidup ini ada pilihan ada keterpaksaan. Contoh, Saya mau ceramah duduk atau berdiri itu bisa Saya pilih. Diberi minuman, mau Saya minum sekarang atau nanti itu pilhan atau keterpaksaan? Itu pilihan. Terserah Saya mau minum nanti atau sekarang. Nah, sekarang masalah cinta atau suka, itu pilihan atau keterpaksaan?”

“Keterpaksaan” jawab jama’ah dan dibenarkan UAS.

 “Maka ketika kita melihat pasangan lewat wanitanya cantik Laki-lakinya jelek, kenapa? Terpaksa aja” lanjut UAS yang membuat jama’ah tertawa mendengarnya.

“Cinta/suka tak bisa memilih. Ketika dia rasional dia tidak cinta, terkadang kita senang dengan seseorang tapi tidak tau aslasanya. Kenapa kita tiba-tiba cinta dengan seseorang, nah karena cinta tidak bisa memilih. Lantas kalau kita suka pada seseorang apakah kita berdosa? Tidak! Rasa suka tumbuh dari dalam. Suka tidak berdosa, tetapi Ketika itu berubah menjadi action (praktek) maka itu baru berdosa. Suka dengan seseorang tak berdosa tapi jika kita dekati ‘ minta nomor hpnya dong…’ baru dosa.” Lanjut UAS dengan candaanya yang khas.

Lantas sikap kita harus bagaimana, Ketika memiliki rasa suka kepada pasangan orang lain?UAS menjawab “ Oleh sebab itu, maka rasa itu musti dibuang karena dia adalah bagian dari ujian. Jangan diperturutkan! Karena setan akan senang sebab kamu termakan tipu dayanya,” pungkas UAS. Wallahu A’lam Bishowab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *