Dari Balik Jeruji Besi Gus Nur Sampaikan Pesan, Kalimatnya Tegas!

Mediadakwahislami.com—(JPNN) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan bakal menggelar sidang lanjutan terhadap terdakwa Sugi Nur Raharja atau Gus Nur dalam kasus ujaran kebencian pada Selasa, 26 Januari mendatang. Sidang tersebut beragendakan pemeriksaan saksi-saksi.

Menjelang persidang itu, Gus Nur yang sekarang berada di balik jeruji menyampaikan pesan yang disampaikan lewat kuasa hukumnya Aziz Yanuar. Dalam pesannya itu, Gus Nur juga mengajak semua pihak untuk membangun bangsa tanpa kegaduhan.

“Hentikan kriminalisasi ulama dan ustaz serta habib. Mari bangun bersama bangsa tanpa kegaduhan,” ungkap Gus Nur seperti yang disampaikan Aziz Yanuar kepada JPNN.com, Jumat (22/1).

Aziz menyebut bahwa Gus Nur ingin dihadirkan dalam persidangan pekan depan. “Beliau (Gus Nur) juga ingin supaya dihadirkan ke persidangan langsung tanpa zoom. Karena kadang suara tidak terdengar,” katanya. Aziz yang juga merupakan kuasa hukum dari Habib Rizieq itu memastikan semua tim hukum Gus Nur bakal hadir di persidangan tersebut. “Insyaallah (semua hadir),” pungkas Aziz.

Gus Nur sebelumnya ditangkap oleh penyidik Bareskrim Polri di kediamannya yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10) dini hari. Setelah ditangkap, Gus Nur langsung digelandang ke Bareskrim Polri. Penangkapan terhadap Gus Nur dilakukan atas dugaan tindak pidana terkait menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terhadap NU melalui akun YouTube Munjiat Channel pada 16 Oktober 2020 lalu.

Pada 21 Oktober 2020 Gus Nur juga telah dilaporkan oleh Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama Cabang Cirebon Azis Hakim ke Bareskrim Polri. Laporan itu bernomor LP/B/0596/X/2020/Bareskrim.

Sebelumnya diketahui, Gus Nur dilaporkan dengan tuduhan telah melakukan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian melalui media elektronik saat sesi wawancara dengan Refly Harun lewat kanalnya di YouTube Refly Harun.

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *