UAS Jelaskan Tuntunan Tayamum dan Bahaya Meninggalkan Shalat

Mediadakwahislami.com—Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam sebuah kesempatan ceramahnya menjelaskan betapa pentingnya ibadah yang bernama shalat. Sangking pentingnya, seorang muslim harus tetap melaksanakannya dalam keadaan apapun, kecuali ketika menemui batasan yang sudah ditetapkan dalam syariat.

Kemudian UAS juga menjelaskan tuntunan atau tata cara tayamum sebagai pengganti air jika tidak menjumpai air disuatu daerah, ataupun sedang sakit yang tidak memperbolehkan mengenai tubuh penderita. Berikut penjelasan UAS.

“Laa kafarata laha illa dzaalik, tidak ada yang bisa menebus shalat kecuali shalat itu sendiri. Saudara kita yang sedang ada di rumah sakit, tak bisa shalat, karena dokter bilang tidak boleh kena air. Sebab bila dia kena air, ida akan sakit tulang, dia akan sakit, dia akan demam. Fain lam tajidu maa’an fatayammamu sho’idan thoyyiba, kalu ada yang sakit atau dhorurat (darurat) atu tidak mendapati air maka tayamum,” kata UAS.

“Orang sakit bukannya kita bawakan limau, orang sakit dibawakan limau yag makan orang sehat. Kita bawakan tanah untuk tayammum. Dia tak bisa tayamum ditayamumkan. Itulah yang harusnya kita ajarkan untuk anak-anak kita, taymmum. Seorang lelaki tak bisa tayamum, minta istri untuk mentayamumkan, dalam madzab syafi’I batal, siapa yang mentayamumkan? Anak kita yang laki-laki mentayamumkan,” lanjut UAS.

“Buka cicin, buka jam. Pukulkan telapak tangan ke tanah, tepukkan, tiup, lalu usap kemuka satu klai. Pukulkan (ke tanah) lagi, hembuskan, usapan ke kedua tangan dari kanan sampai ke siku, satu kali saja. , satu kali shalat satu tayamum,” terang UAS.

“Tidak ada alasan meninggalkan shalat, walau apapun! Man taraka shalata muta’ammidan, sesiapa yang meninggalkan shalat secara sengaja, faqad kafara jihara, maka kafirlah ia secara nyata. Mudah-mudahan kita termasuk istiqamah sampai akhir hayat, InsyaaAllah,” pungkas UAS tegas. Wallahu A’lam Bisshowwab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *