Peristiwa 21-22 Mei dan 6 Anggota Laskar Dilaporkan ke Pengadilan Internasional

Mediadakwahislami.com—(Kiblatnet) Peristiwa 21-22 Mei 2019 dan penembakan 6 Laskar dibawa Tim Advokasi ke International Criminal Court (ICC) atau Pengadilan Internasional. Hal ini diungkapkan oleh Munarman.

“Kami dari tim advokasi yang ada di Indonesia melaporkan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dilakukan aparat kepolisian republik Indonesia. Bisa dilihat dari laporan tragedi 21-22 Mei 2019 dan 7 Desmber 2020,” demikian bunyi laporan yang dikirim Munarman dalam bahasa Inggris, Selasa (20/01/2021).

Dalam laporan itu, Tim Advokasi berkomitmen melanjutkan mencari keadilan atas hak impunitas yang sangat buruk di Indonesia. Pihaknya juga siap menyediakan informasi tentang pelanggaran ham yang memprihatinkan kepada komunitas HAM internasional.

“Hal ini dikarenakan Indonesia terbukti tidak mau dan tidak mampu mengatasi pelanggaran HAM,” paparnya.

Menurut Tim Advokasi, perbuatan itu sampai sekarang masih berlanjut dan mengancam kehidupan masyarakat Indonesia. Maka, pihaknya meminta kepada pengadilan Internasional untuk menghentikan rezim melakukan intimidasi.

“Kami meminta kalian menghentikan polisi melakukan intimidasi, penghilangan paksa, penyiksaan dan pembunuhan terhadap pihak yang kritis,” tulis laporan tersebut.

Lihat artikel asli klik : Kiblat.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *