Allahu Akbar!! Hadapi Krisis Pangan, Muslim Inggris Bantu Beri Sumbangan Pada Etnis Minoritas

Mediadakwahislami.com—(Ihram.co.id) Subhanallah, Muddassar Ahmed, seorang tokoh muslim di Inggris, ditunjuk untuk memimpin Bow Food Bank, salah satu bank makanan independen terbesar di Inggris. Ia berjanji untuk menyudahi angka kemiskinan yang terus naik di komunitasnya sejak virus Covid-19 tersebar.

Krisis ekonomi yang pernah ia alami terjadi di negaranya membuat laki-laki keturunan Inggris-Pakistan itu berfikiri betapa dia harus terlibat dalam upaya menuntaskan kemiskinan di komunitasnya. Dengan mengambil peran sebagai ketua Bow Food Bank, Ahmed berharap dapat mengatasi masalah tersebut.

“Apa yang lebih penting dalam hidup daripada memastikan orang-orang di komunitas lokal Anda diberi makan? Saya tidak bisa memikirkan hal yang lebih penting dari itu,” ujar Ahmed seperti dilansir dari Arab News, Senin (18/1).

Ketika pandemi Covid-19 mulai menyerang, jumlah warga di Tower Hamlets dan lokasi sekitar Bow Food Bank yang mengandalkan bank makanan setiap minggunya meningkat sampai 800 persen.

“Banyak dari mereka yang datang kepada kami di Bow Food Bank belum pernah menggunakan bank makanan sebelumnya, tetapi keadaan darurat Covid-19 nasional telah mengubah keadaan mereka secara drastis. Beberapa tidak mampu membayar pengasuhan anak, beberapa terikat kontrak tanpa jam kerja, dan beberapa dibuat berlebihan,” ungkap Ahmed.

Penyaluran logistik disalurkan oleh para relawan, artinya setiap sen yang disumbangkan oleh donatur akan dialokasikan untuk pembelian makanan kemudian disalurkan kepada masyarakat setempat. Program Donasi ini sekarang memberi makan lebih dari 750 orang dewasa dan 1.100 anak setiap minggu. Mayoritas yang datang ke bank makanan itu berasal dari latar belakang etnis minoritas.

“Ketika pandemi dimulai, saya ingin membantu komunitas ini, komunitas saya. Amal dimulai di rumah,” kata Ahmed.

Tower Hamlets merupakan lingkungan yang dianggap rumah bagi komunitas Muslim terbesar di Inggris Raya, namun berada di tengah krisis kemiskinan yang sangat parah disebabkan pandemi. Yaitu dengan tingkat kemiskinan hingga 39 persen, Tower Hamlets adalah wilayah termiskin di London.

“Ini bukan tentang memutuskan apa yang akan dimakan besok, tetapi mengetahui apakah Anda memiliki sesuatu untuk dimakan atau tidak,” sambung Ahmed. (Sumber: Republika.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *