Murid Mengaku, Pesan Inilah yang Selalu Habib Ali Sampaikan

Mediadakwahislami.com—(Republika.co.id) Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf dikabarkan wafat pada hari Jum’at (15/01) kemarin. Almarhum meninggalkan kesan yang amat mendalam bagi para murid-muridnya. Salah satu murid Habib Ali adalah Shandy Mulyadi, ia mengatakan pesan-pesan yang disampaikan almarhum Habib Ali ringan, namun penuh hikmah.

“Beliau mengajarkan kepada murid-muridnya dan masyarakat luas untuk hidup bahagia di dunia dan akhirat,” kata Shandy seperti kenangnya kepada Republika, Jumat (15/1).

Shandy mengatakan, kata Habib Ali, ada tiga cara agar kita hidup bahagia dunia akhirat. Pertama mendekatkan diri kepada Allah dan Rasul SAW dengan memperbanyak dzikir dan shalawat, kedua mencintai para waliyullah dan ketiga mencintai para ulama. Ia juga bercerita bahwasanya Habib Ali merupakan murid yang patuh terhadap guru-gurunya. Demi mendapat kemulian dari para maha guru di Islamic Center Indonesia Kwitang, puluhan tahun Habib Ali rela berhidmat. “Beliau puluhan tahun berhidmat di Islamic Center Indonesia Kwitang bersama guru beliau Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsy dan Habib Muhammad bin Ali Al Habsy,” katanya.

Shandy menilai, jasa terbesar beliau kepada umat selain istiqomah mengajar, almarhum Habib Ali merupakan penggagas Subuh gabungan. Gasannya ini mampu menyatukan umat di Jakarta dan sekitarnya. “Yang luar biasa beliau adalah yang mempelopori sholat Subuh gabungan se-Jabodetabek,” ujarnya.

Kemudian Shandy menyampaikan bahwa ia selalu ingat apa yang dipesankan almarhum kepada dirinya. Ia mengatakan, jika ingin menjadi orang sukses di dalam kehidupan maka harus shalat Subuh berjamaah di masjid. Menurut Habib Ali orang yang shalat subuh berjamaah di masjid pasti dia sholat Tahajjud. “Sholat Tahajud adalah kunci sukses,” kata Shandy.

Tidak berhenti disitu, Shandy juga menyampaikan bahwa beliau adalah seorang yang sangat pemberani bersama Tim 313 yang Shandy pimpin, Habib Ali mengajak Ummat Islam untuk bangkit berjuang untuk kejayaan Islam dan Ketenteraman Indonesia. “Hal lain yang penting adalah bahwa secara maqam atau pangkat beliau adalah Jenderal. Almarhum Habib Ja’far Kudus menyebut beliau sebagai jenderal,” terang Shandy.

Shandy menambahakan, bahwa Habib Ali selalu memberikan tuntunan amalan dan dzikiran agar murid-murid dan umat Islam sukses dalam usaha dan urusannya. Terakhir kelebihan beliau ada orang yang sangat yakin dalam segala hal. “Tiada lain karena keilmuan beliau dan kedekatan beliau dengan para wali-wali,” pungkasnya. (Sumber: Republika.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *