Ini Kata UAH Tentang Status WA Terakhir Kapten Pilot Sriwijaya Air SJ-182

Mediadakwahislami.com—Ustadz Adi Hidayat (UAH) dalam sebuah kajian yang beliau unggah pada kanal YouTube Adi Hidayat Official miliknya menyatakan, tanda-tanda keimanan seseorang, akan dapat dilihat melalui amalan shaleh yang dikerjakan eorag tersebut.

“Orang-orang yang disebut dalam Al-Qur’an, orang-orang beriman, dengan iman sejati ini, akan Nampak dari kebiasaan amal shalinya, bagaimana shalatnya…” tutur UAH.

Kemuadian beliau menyinggung status Whatsapp terakhir Kapten Pilot Sriwijaya Air SJ-182 Kapten Afwan, yang baru-baru ini dikabarkan jatuh di perairan Kepualauan Sribu. “Yak saya mengecek status Kapten Afwan, yang tersebar juga, masyaaAllah. Setinggi-tingginya aku terbang, tidak akan pernah aku mencapai surga, kalu aku meninggalkan shalat lima waktu.”

“Setinggi-tingginya aku terbang, yak menerbangkan selama sepuluh tahun kurang lebih beliau, MasyaaAllah, shalihnya menjaga pandangannya, peci hajinya yang beliau kenakan, kemudian jadi donatur di pondok pesantren, masjid Cibinong, dan sangat luar biasa, membuat status, setinggi-tingginya aku terbang tidak pernah aku mencapai surga, selama aku meninggalkan shalat lima waktu. Itu, sangat luar biasa,” pungkas UAH.

Sebelumnya diketahui, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak awalnya dilaporkan hilang kontak pada Sabtu kemarin pukul 14.40 WIB. Kemudian pesawat itu jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki. Pesawat juga sempat mengalami keterlambatan keberangkatan dari jadwal semula pukul 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan disebutkan lantaran faktor cuaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *