Sriwijaya Air Sj182 Jatuh, Dari Presiden Rusia Sampai Raja Arab Turut Sampaikan Belasungkawa

Mediadakwahislam.com—Kementerian Luar Negeri Turki turut menyampaikan duka cita atas kecelakaan yang menimpa pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021). Dalam keterangan tertulis yang dirilis melalui akun Twitter resminya kemarin malam, Kemlu Turki menyatakan duka mendalam atas jatuhnya pesawat rute Jakarta-Pontianak itu.

“Kami berbagi duka dengan saudara kami di Indonesia. Kami berharap rahmat Allah bagi mereka yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tragis itu dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada orang-orang yang mereka cintai yang sedang berduka,” tulis pernyataan tersebut.

Presiden Rusia , Vladimir Putin juga menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan yang menimpa pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Ucapan belasungkawa itu disampaikan Putin dalam pesan telegram kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo.

“Terimalah belasungkawa yang tulus atas meninggalnya penumpang dan awak pesawat yang jatuh di dekat pantai Jawa. Mohon sampaikan kata-kata belas kasih dan dukungan kepada kepada kerabat dan keluarga korban,” katanya, seperti dilansir Tass pada Minggu (10/1/2021).

Tak hanya itu, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) turut mengucapkan belasungkawa atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Ucapan duka itu disampaikan Raja Salman kepada rakyat Indonesia dan Presiden Joko Widodo atas kecelakaan yang membuat 62 orang meninggal dunia tersebut.

“Kami telah mengetahui berita tentang jatuhnya pesawat penumpang di Jakarta Utara, dan kami kirimkan kepada Yang Mulia, dan keluarga almarhum/almarhumah dan saudara-saudara Indonesia kami turut berduka cita dan simpati yang tulus,” ujar Raja Salman seperti dilaporkan kantor berita Kerajaan Saudi, Saudi Press Agency yang dikutip Arab News, Ahad (10/1).

“Kami memohon semoga Tuhan Yang Mahakuasa memberikan ampunan-Nya yang melimpah dan memaafkan almarhum/almarhumah serta memberi kesabaran dan penghiburan kerabat mereka, dan melindungi rakyat Republik Indonesia dari setiap kerusakan dan kesalahan, Dia adalah Yang Maha Mendengar, Yang Maha Penolong,” tutur Raja Salman.

Sebelumnya diketahui, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak awalnya dilaporkan hilang kontak pada Sabtu kemarin pukul 14.40 WIB. Kemudian pesawat itu jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki. Pesawat juga sempat mengalami keterlambatan keberangkatan dari jadwal semula pukul 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan disebutkan lantaran faktor cuaca.

Sumber: MNCNewsroom, RepublikaOnline

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *