Sekjen PA 212 Tanggapi Keputusan MUI Terkait Kehalalan Vaksin Sinovac

Mediadakwahislami.com—Persatuan Alumni (PA) 212 menyatakan menerima keputusan Majelis Ulama Indonesia yang memutuskan vaksin Sinovac produksi perusahaan Biofarma asal Cina suci dan halal. Penetapan itu diputuskan MUI pada Jumat, 8 Januari 2021.

“Kalau memang halal dan tidak membahayakan dan bisa dipertanggungjawabkan, tentunya kami pun bisa menerima,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni atau PA 212 Novel Bamukmin seperti saat dihubungi Tempo, Sabtu, 9 Januari 2021.

Novel mengatakan tak ada perdebatan dalam PA 212 mengenai keputusan MUI menghalalkan vaksin Covid-19 itu.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh telah menetapkan kesucian dan kehalalan vaksin Covid-19 Sinovac yang diproduksi perusahaan Biofarma asal China pada Jumat, 8 Januari 2021.

Menurut Niam, meskipun sudah dinyatakan suci dan halal, namun fatwa MUI belum final karena masih menunggu keputusan BPOM terkait keamanan (safety), kualitas (quality), dan kemanjuran (efficacy). “Ini akan menunggu hasil final kethoyibannya. Fatwa utuhnya akan disampaikan setelah BPOM menyampaikan mengenai aspek keamanan untuk digunakan, apakah aman atau tidak, maka fatwa akan melihat,” jelasnya.

Sumber: Tempo.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *