Ustadz… Istri Saya Tak Bisa Lupakan Mantannya, Saya Harus Bagaimana? Lihat Jawaban UAS!

Mediadakwahislami.com—Seorang jamaah menanyakan solusi untuk masalah rumahtangga kepada Ustadz Abdul Somad (UAS), berikut pertanyaannya: “Saya sudah menikah dua puluh tahun lamanya, tapi istri saya masih sulit melupakan mantannya. Saya hanya dapat raganya, tapi tidak hatinya. Seperti lagu Armada. Saya harus bagaimana Pak Ustadz?,” tanya jamah itu.

UAS pun menjawab dengan guyonannya yang khas dan membacakan sebuah pantun “Cari satu lagi, bunga bukan setangkai, kumbang bukan seekor. Patah tumbuh hilang berganti, hilang satu tumbuh seribu. Apa payah-payah, emangnya perempuan dia aja! Kau masih ada kursi kosong tiga lagi, iya kan.. iya kata mereka bu (sambil menunjuk barisan jamaah laki-laki) jawab UAS membuat jamaah terpingkal.

UAS melanjutkan “Tak semudah itu brother, ta semudah itu guys. Oleh sebab itu maka… sudah dua puluh tahun dia tak juga bisa melupakan mantannya, berarti ada.. kalau bahasa kampung saya something wrong, ada sesuatu. Kenapa dia tak bisa melupakan mantannya? Berarti kau kurang ganteng! Coba kau tengok, mana coba gambar mantan kau, coba ku tengok. Pas ditengok, iyalah ini macam artis… kau macam mayat”, lanjut UAS tak lepas dari candaannya yang khas.

Tak lupa UAS juga memberikan wejangan kepada jamaah perempuan “Ibuk, anak-anakku yang perempuan, sehebat apapun mantan kalian, sehebat apapun kayanya, sehebat apapun gantengnya. Kalau kalian sudah menikah, jangan pernah sebut nama dia. Karena begitu kalian sebut nama dia, Jatuh kaca macam berderai jatuh ke lantai, kaca pecah boleh direkat.. galah patah boleh disambung… Hati yang sakit mana obat akan dicari..” tutur UAS mendapat sorakan jamaah.

Mengahiri sesi tanya jawab UAS mengingatkan agar melupakan mantan dan membuangnya jauh-jauh agar tidak rusak hubungan rumah tangga yang sudah lama dibina itu “Oleh sebab itu maka, jangan pernah menyebut Namanya. Buanglah mantan pada tempatnya.. setuju! Dah jangan cerita mantan-mantan lagi” pungkas UAS. Wallahu A’lam Bishowab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *