Maklumat Terkait FPl Terbit, Komunitas Pers Minta Pasal 2 Huruf “D” Dicabut.

Mediadakwahislami.com—Setelah penerbitan maklumat oleh Kapolri Jenderal Idham Aziz mengenai langkah menindaklanjuti keputusan pelarangan ormas FPI dari pemerintah. Segenap Komunitas Pers menyoroti Pasal 2 huruf D pada maklumat tersebut. Karena dianggap tidak sejalan dengan semangat Republik yang demokrasi ini.

Melansir Republika.co.id, Komunitas Pers meminta Kapolri mencabut Pasal 2 huruf D dalam maklumat tentang FPI. Komunitas Pers menganggap pasal itu tidak sejalan dengan semangat Indonesia sebagai negara demokrasi.

“Maklumat Kapolri dalam Pasal 2d itu berlebihan dan tidak sejalan dengan semangat kita sebagai negara demokrasi yang menghargai hak masyarakat untuk memperoleh dan menyebarkan informasi,” kataKetua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Abdul Manan dalam siaran pers pada Jumat, 1 Januari 2021.

Siaran pers ini juga diinisiasi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari, Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Hendriana Yadi, Sekretaris Jenderal Pewarta Foto Indonesia (PFI) Hendra Eka, Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) Kemal E Gani, serta Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wenseslaus Manggut. (Sumber: Republika.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *