MasyaaAllah!! ADDAI Nobatkan Gus Baha Sebagai Dai Of The Year

Mediadakwahislami.com– KH. Ahmad Baha’uddin Nursalim Al-Hafidz atau yang sering disapa Gus Baha. Beliau adalah putra seorang ulama’ ahli Al-Qur’an, yakni KH. Nursalim Al-Hafizh, dari Narukan, Kragan, Rembang, Jawa Tengah, sebuah desa di pesisir utara pulau Jawa. KH. Nursalim adalah murid dari KH. Arwani Al-Hafidz Kudus dan KH. Abdullah Salam Al-Hafidz Pati.

Dari silsilah keluarga ayah beliau inilah terhitung dari buyut beliau hingga generasi ke-empat kini merupakan ulama’-ulama’ ahli Al-Qur’an yang handal. Sementara silsilah keluarga dari garis ibu beliau merupakan silsilah keluarga besar ulama’ Lasem, Bani Mbah Abdurrahman Basyaiban atau Mbah Sambu yang pesareannya ada di area Masjid Jami’ Lasem, Rembang.

Menginjak usia remaja, Kiai Nursalim menitipkan Gus Baha’ untuk mondok dan berkhidmah kepada Syaikhina KH. Maimoen Zubair di Pondok. Gus Baha pun menjadi murid kesayangan ulama kharismatik tersebut, seperti dikutip dari Instagram Gus Baha (@santri.online)

Mengutip dari situs Islampos.com, Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDAI) menobatkan GUS Baha sebagai dai of the year. Organisasi muslim itu berpendapat bahwa, dakwah yang disampaikan Gus Baha dianggap berhasil dan mampu mempengaruhi arah keislaman masyarakat pada umumnya.

Penilaian ini didasarkan pada aksi dakwah Gus Baha selama beberapa tahun belakangan, terutama pada tahun 2020, yang menarik banyak perhatian umat serta mempelopori perubahan gaya berdakwah. (Sumber: ADDAI, Instagram @santri.online, Islampos.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *