Malam Pergantian Tahun Akan Tiba, Seorang Muslim Harus Bersikap Bagaimana? Yuk Baca Penjelasan Berikut!

Mediadakwahislami.com– Sudah menjadi tradisi hampir diseluruh dunia, setiap datangnya malam pergantian tahun selalu dimerihakan dengan berpesta dan berfoya-foya. Lantas sebagai muslim, sikap bagaimana yang harus diperlihatkan ketika dating malam pergantian tahun masehi? Haruskah seorang muslim ikut merayakan semalaman sampai datang waktu pagi?

Sebagai muslim yang baik, dalam melakukan sesuatu perbuatan hendaknya kita mencari tahu dulu apakah suatu perbuatan tersebut diperbolehkan atau tidak. Ada dua Hari Raya umat Islam, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha (hari raya qurban). Dan tahun baru masehi bukan termasuk Hari Raya umat Islam, meraykan tahun baru masehi merupakan kebiasaan yang dilakukan non-muslim. Melihat itu sebagian ulama berpendapat, mengikuti kegiatan mereka hukumnya adalah haram. Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka,” (HR. Imam Ahmad).

Jika mendapati waktu luang hendaklah kita gunakan waktu itu untuk muhasabah diri (mengevaluasi diri), sebagaimana firman Allah SWT: “Demi Waktu. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran,” (QS al-Ashr : 1-3).

Pada waktu pergantian tahun, sebaiknya kita isi dengan menyiapkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Seperti sabda Rasulullah SAW: “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang diberi panjang umur dan baik amalannya, dan sejelek-jeleknya manusia adalah orang yang diberi panjang umur dan jelek amalannya.” (HR. Ahmad).

Sebagai seorang Muslim hendaklah ia memanajemen waktunya dengan baik, agar di sisa umur yang Allah karuniakan tidak berlalu dengan kesia-siaan. Jadikan pergantian tahun masehi ini sebagai awal hidup yang lebih baik, bukan berfoya-foya. Karena kita tidak tahu, apa yang terjadi setelah tahun baru tiba. Wallahu A’lam Bishowab. (Sumber: Islampos.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *